INFORMASI PENGGUNAAN OBAT RUTIN TERTENTU KETIKA PUASA

Jumat, 22 April 2022 67

Puasa di bulan Ramadhan merupakan hal yang wajib bagi umat muslim. Namun, ada yang harus diperhatikan bagi mereka yang perlu mengkonsumsi obat secara rutin. Beberapa hal perlu di perhatikan dan perlu disiasati agar tetap dapat menjalankan puasa dengan tenang dan obat yang di konsumsi tetap memiliki efektivitas yang maksimal. Berikut merupakan informasi mengenai penggunaan obat-obat tertentu ketika puasa yang perlu kita ketahui.

1.    Obat antihipertensi. Obat antihipertensi kini sudah banyak di formulasi untuk pemakaian sekali dalam sehari. Jika dokter telah meresepkan antihipertensi semacam ini, lebih disarankan agar obat diminum saat makan sahur sehingga obat tersebut dapat mengendalikan tekanan darah selama beraktivitas di siang hari. Riset menunjukkan bahwa tekanan darah mencapai angka paling tinggi pada pukul 9 - 11 pagi dan paling rendah pada malam hari setelah tidur. Oleh karena itu, sebaiknya obat antihipertensi diminum pada pagi hari. Perlu diperhatikan jika obat anti hipertensi diminum pada malam hari karena mungkin terjadi penurunan tekanan darah yang berlebihan pada saat tidur. 

2.   Obat Antidiabetes. Obat antidiabetes yang hanya cukup diminum satu kali dalam sehari, misalnya glimepirid, glibenklamid atau glipizid sebaiknya digunakan pada saat berbuka puasa untuk mengontrol kadar gula dalam darah, karena pada saat tersebut ada kecenderungan kadar gula dalam darah akan meningkat berlebihan. Namun apabila obat antidiabetes anda diresepkan dua kali dalam sehari, misalkan metformin, lebih disarankan untuk diminum saat berbuka puasa dan malam hari sebelum tidur. Hindari penggunaan obat-obat antidiabetes pada saat makan sahur agar tidak terjadi keadaan hipoglikemia pada siang harinya. 

3.   Obat Penurun Kolesterol. Obat penurun kolesterol (simvastatin, atrovastatin atau rosuvastatin) paling baik diminum pada pukul 7-9 malam atau saat menjelang tidur malam, karena kolesterol dibentuk saat malam hari sehinga dapat memberikan efek obat yang lebih baik.

Demikian beberapa informasi terkait penggunaan obat-obat tertentu ketika berpuasa. Jika terdapat keraguan dalam mengkonsumsi obat, jangan segan untuk bertanya kepada apoteker, karena “Tanya Obat, Tanya Apoteker”.