Cegah Kanker Sejak Dini

Senin, 29 Maret 2021 124

Andriarini Chandra S.Gz

Ahli Gizi Rumah Sakit “JIH”

 

1.PENGERTIAN

Kanker adalah penyakit akibat pertumbuhan tidak normal dari sel-sel jaringan tubuh yang berubah menjadi sel kanker. Dalam perkembangannya, sel-sel kanker ini dapat menyebar ke bagian tubuh lainnya sehingga dapat menyebabkan kematian. Kanker sering dikenal oleh masyarakat sebagai tumor, padahal tidak semua tumor adalah kanker. Tumor adalah segala benjolan tidak normal atau abnormal. Tumor dibagi dalam 2 golongan, yaitu tumor jinak dan tumor ganas. Kanker adalah istilah umum untuk semua jenis tumor ganas. Pada umumnya, sebelum kanker meluas atau merusak jaringan di sekitarnya, penderita tidak merasakan adanya keluhan ataupun gejala. Apabila sudah ada keluhan atau gejala, biasanya penyakitnya sudah stadium lanjut.

 

2.GEJALA

Ada 7 gejala yang perlu diperhatikan dan diperiksakan lebih lanjut ke dokter untuk memastikan ada atau tidaknya kanker, yaitu :

1.       Waktu buang air besar atau kecil ada perubahan kebiasaan atau gangguan

2.       Alat pencernaan terganggu dan susah menelan

3.       Suara serak atau batuk yang tak sembuh-sembuh

4.       Payudara atau di tempat lain ada benjolan (tumor)

5.       Andeng-andeng (tahi lalat) yang berubah sifatnya, menjadi semakin besar dan gatal

6.       Darah atau lendir yang abnormal keluar dari tubuh

7.       Adanya luka bagian tubuh (koreng atau borok) yang tidak segera sembuh

 

3.SIAPA SAJA YANG BISA MENGIDAP KANKER?

·           Perempuan

Perempuan pada umumnya lebih beresiko terkena kanker payudara dibanding laki-laki. Hal ini dikarenakan hormon estrogen dan progesteron yang bisa meningkatkan pertumbuhan sel kanker payudara ditemukan lebih banyak pada perempuan daripada laki-laki.

·         Riwayat keluarga

Jika ada satu orang dari keluarga ada yang menderita kanker payudara, resiko kanker payudara Anda meningkat hingga dua kali lipat.

·         Genetik

Sekitar 5% sampai 10% kasus kanker payudara seringnya berasal dari faktor genetik. Hal ini berkaitan dengan gen BRCA 1 dan BRCA2, gen manusia yang berfungsi untuk mengontrol pertumbuhan sel, yang telah mengalami mutasi kemudian diturunkan dari orang tua ke generasi selanjutnya. Seorang perempuan yang memiliki gen BRCA1 atau BRCA2 yang telah mengalami mutasi, memiliki resiko yang meningkat sebanyak 80% untuk mengalami kanker payudara.

·         Usia

Studi telah menemukan jika seseorang akan lebih berisiko terkena kanker payudara seiring bertambahnya usia. Sekitar 77% wanita yang didiagnosis menderita penyakit ini setiap tahunnya berusia di atas 50 tahun, dan hampir 50% lainnya berusia 65 tahun atau bahkan lebih tua.

·         Siklus menstruasi dan menopause

Wanita yang mengalami siklus menstruasi lebih awal (di bawah usia 12 tahun), akan berisiko lebih tinggi dikemudian hari. Faktor resiko ini pun juga akan meningkat pada wanita yang mengalami masa menopause saat mereka berusia lebih dari 55 tahun.

·         Faktor lainnya

Gaya hidup seseorang, seperti diet, olahraga, merokok, dan minum alkohol.

 

4.MAKANAN CEGAH KANKER

Setiap makanan yang dikonsumsi dapat memengaruhi kondisi kesehatan secara keseluruhan. Ada beberapa makanan yang jika dikonsumsi rutin dan diimbangi dengan gaya hidup sehat lainnya, dapat menurunkan resiko terjadinya kanker, tentunya dengan mengatur pola makan dan kebiasaan yang baik.

 

a. Konsumsi Makanan Sumber Antioksidan

Untuk mencegah kanker, konsumsilah sumber makanan yang banyak mengandung antioksidan. Antioksidan yang terdapat dalam sayur-sayuran dan buah-buahan adalah zat yang dapat mencegah proses oksidasi  pemicu terjadinya pertumbuhan sel kanker. 

-       Sayuran tinggi antioksidan yaitu sayuran jenis cruciferous  seperti brokoli, kubis, dan kembang kol. Sayuran jenis ini mengandung sulforaphane, yaitu substansi yang dapat mengecilkan ukuran tumor. Selain itu, sayuran berdaun hijau gelap seperti kale, bayam, dan selada, juga bisa menurunkan resiko kanker usus besar. 

-       Buah-buahan tinggi antioksidan. Menurut American Institute for Cancer Research, antioksidan alami yang terkandung dalam buah-buahan dapat menurunkan resiko kanker. Golongan buah tersebut adalah buah golongan beri-berian (blueberrystrawberryraspberry, dan blackberry), jeruk, lemon, apel, cherry, dan anggur. Jenis buah lain sumber antioksidan seperti alpukat, anggur, jeruk, pepaya, pear dan melon, serta buah berwarna orange seperti mangga, wortel, jeruk, tomat, dan pepaya. Buah bewarna orange memiliki kandungan beta karoten, lutein dan lycopene yang sangat penting sebagai penangkal kanker

-       Minyak Zaitun

Minyak zaitun dapat membantu mencegah kanker karena mengandung antioksidan, flavonoid, polifenol, dan squalane. Kandungan squalene dalam minyak zaitun juga diyakini dapat memberi efek baik bagi kulit, dengan mengurangi melanoma, yaitu zat kanker pada sel pigmen kulit. 

-       Bawang Putih

Bawang putih mengandung allicin, yang dapat membantu mencegah kanker. Manfaat ini biasanya dikaitkan dengan kanker prostat dan kanker di bagian pencernaan.

-       Produk Olahan Susu

Produk olahan susu juga dapat menurunkan risiko kanker usus besar. Terutama pada olahan susu fermentasi, karena memiliki kandungan asam lemak yang baik bagi tubuh, vitamin, dan linoleic acid.

 

b.Hindari konsumsi alkohol

Alkohol yang mengalami konversi menjadi asetaldehida dapat secara langsung merusak DNA sel. Selain itu, alkohol juga dapat merusak hati, meningkatkan kelarutan bahan kimia penyebab kanker lainnya, meningkatkan kadar estrogen, dan menurunkan kadar beberapa nutrisi bermanfaat seperti folat.

 

c.Batasi konsumsi daging merah

World Cancer Research Fund (WCRF) merekomendasikan untuk membatasi konsumsi daging merah < 500 gram per minggu. Masyarakat juga disarankan untuk menghindari konsumsi daging yang terlalu matang, terutama yang dipanggang atau digoreng.  Hal ini dikarenakan pada makanan yang diolah pada suhu tinggi dan terlalu lama akan menghasilkan senyawa amina heterosiklik (HCA). HCA dianggap sebagai penyebab kuat kanker payudara, paru-paru, usus besar, lambung, dan prostat, meskipun penelitian masih terbatas pada hewan.

 

d.Konsumsi Bahan yang mengandung Zinc

Zinc berguna untuk mempertahankan kekebalan tubuh dalam menangkal radikal bebas. Sumber makanan yang mengandung zinc adalah biji labu, bawang dan sayuran hijau lainnya.

 

e.Konsumsi makanan yang mengandung magnesium

Makanan bermagnesium mencegah penyakit kanker, yang rekomenadi asupannya mencapai 200 mg - 800 mg. Sumber magnesium adalah biji bunga matahari, apel, lemon, sayuran hijau berwarna gelap dan kacang almond.

 

f.Makanan Organik

Makanan organik mengandung sedikit pestisida dimana mampu memicu kanker. 

 

h.Hindari Makanan Karsinogenik

Makanan karsinogenik adalah makanan yang mengandung resiko terjadinya kanker. Untuk mencegah kanker, hindari makanan yang :

·         Menggunakan banyak MSG

·         Menggunakan zat pengawet makanan ( benzoat, formalin )

·         Menggunakan zat pengenyal makanan ( formalin, borax/pijer)

·         Menggunakan pewarna makanan ( rodamin)

·         Menggunakan nitrosamin makanan ( makanan yang diasapkan dan dibakar )

 

i.Lakukan pola hidup sehat

·         Konsumsilah makanan rendah lemak dan tinggi serat

·         Mengendalikan berat badan

·         Batasi penggunaan bumbu dan makanan instan

·         Kurangi mengemil

·         Aktifitas fisik yang tepat

 

KESIMPULAN

Perlu diingat bahwa sebenarnya tidak ada makanan tertentu yang benar-benar bisa mencegah kanker. Keseimbangan gizi dari setiap menu makanan yang dikonsumsi sehari-hari, dapat menurunkan resiko kanker. Selain itu, perlu menjalankan gaya hidup sehat lainnya, seperti olahraga teratur, istirahat yang cukup, dan menghindari stres. Jika ada keluhan kesehatan sekecil apapun, segera konsultasikan dengan dokter.