PERAN FISIOTERAPI PADA TUMBUH KEMBANG ANAK

Fisioterapi adalah bentuk pelayanan kesehatan yang ditujukan kepada individu dan/atau kelompok untuk mengembangkan, memelihara dan memulihkan gerak dan fungsi tubuh sepanjang rentang kehidupan dengan menggunakan penanganan secara manual, peningkatan gerak, peralatan (fisik, elektroterapeutis dan mekanis) pelatihan fungsi, komunikasi, (Permenkes No 80 2013).

Anak merupakan buah hati yang selalu di idam idamkan oleh setiap orang tua, dimana anak merupakan infestasi yang sangat berharga yang nantinya akan tumbuh dan berkembang sesuai apa yang dicita citakan oleh orang tuanya. Maka dari itu orang tua sangatlah berperan penting dalam masa tumbuh kembang anak, sejak dari dalam kandungan sampai tumbuh menjadi dewasa. Tumbuh kembang anak adalah merupakan masa yang perlu diperhatikan oleh orang tua, dimana masa masa ini adalah masa dimana seorang anak membentuk karakter baik motorik, bahasa dan prilaku. Maka dari itu diperlukan perhatian yang cukup baik disemua aspek yang mendukung ataupun yang mempengaruhi proses pertumbuhan dan perkembangan anak. Ada beberapa masalah tumbuh kembang anak diantaranya, Delay development, Cerebral palsy, Down syndrom, autism.

Dari beberapa permasalahan tumbuh kembang tersebut diperlukan penanganan khusus, dimana peran fisioterapi sangatlah penting dalam membantu mengembangkan, memelihara, dan memulihkan gerak dan fungsi terhadap anak yang mengalami gangguan dalam pertumbuhan dan perkembanganya, sehingga dapat meningkatkan kemampuan fungsionalnya. Dan untuk pencegahan terjadinya keterlambatan dalam tumbuh kembang, pendekatan fisioterapi sudah bisa dimulai dari awal sejak anak masih bayi, disitu fisioterapi mulai berperan melalui pijat bayi baik terhadap bayi normal ataupun prematur dan juga sampai skrining tes terhadap tumbuh kembang si bayi yang tujuan utamanya adalah untuk mengetahui apakah bayi tersebut mengalami gangguan secara motorik kasar, motorik halus, prilaku sosial, dan bahasa yang disesuaikan dengan usianya. Dan juga skrening tes terhadap anak yang mengalami gangguan pada otak dalam hal ini CP / cerebral palsy.

Salah satu pendekatan fisioterapi jika ditemukanya gangguan dalam proses tumbuh kembangnya secara motorik yaitu dengan metode Neuro Development Treatment yang di temukan oleh bobath pada tahun 1966, dimana metode ini telah dikembangkan untuk menangani kondisi – kondisi gangguan tumbuh kembang. Dengan pendekatan fisioterapi sejak usia masih bayi sehingga secara motorik baik motorik halus maupun motorik kasarnya sudah disiapkan untuk menghadapi proses tumbuh kembangnya kedepan, dan diharapkan bayi tidak mengalami keterlambatan dalam tumbuh kembangnya. Dan jikalau mengalami keterlambatan akan sedini mungkin dapat diketahui dan dilakukan penanganan yang tepat sesuai dengan kondisi bayi atau anak tersebut.

  • By Dimas Liwung, amd.fis (Level 1 Sport Physiotherapy)
  • 28 March 2018