PENYAKIT TIPES (DEMAM TIFOID)

Demam disertai badan terasa lesu, diare dan bercak merah memang dapat disebabkan oleh penyakit tifoid. Demam typhoid (biasa disebut typhus atau tipes) yaitu penyakit yang disebabkan oleh infeksi kuman Salmonella typhi atau Salmonella paratyphi. Gejala yang paling menonjol yaitu demam yang meningkat perlahan-lahan, terutama pada sore hingga malam hari.

Pada minggu pertama, gejala yang ditemukan adalah sakit kepala, menggigil, batuk, berkeringat, badan terasa lemah lesu, nyeri tulang & otot, nyeri perut, mual muntah, diare maupun konstipasi. Dalam minggu kedua gejala demam makin jelas, lidah terlihat berselaput (kotor di tengah sedangkan ujung & tepi terlihat merah), pembesaran hati dan limpa, dapat muncul bintik2 merah di kulit, bahkan dapat terjadi penurunan kesadaran.

Untuk memastikan diagnosis tifoid, dapat dilakukan pemeriksaan darah secara cepat dengan pemeriksaan darah rutin, uji Widal dan Tubex TF. Sedangkan untuk diagnosis standar bakunya dengan pemeriksaan kultur darah, feses dan urin.

Penyakit tifoid disebarkan melalui makanan dan minuman yang telah tercemar oleh kotoran yang mengandung kuman tifoid. Sehingga higiene dan sanitasi perlu dijaga untuk mencegah terjadinya demam tifoid. Kehati-hatian saat penyiapan makanan dan mencuci tangan adalah hal yang penting untuk mencegah penyakit ini.

Demam tifoid juga dapat dicegah dengan pemberian vaksinasi. Vaksinasi tifoid direkomendasikan untuk pelancong yang akan berkunjung ke daerah endemik. Vaksin ini efektif melindungi hingga 80% untuk mengurangi gejala dan kemungkinan komplikasi akibat tifoid. Pengulangan vaksin direkomendasikan tiap 3 tahun sekali. Untuk memastikan diagnosis disarankan segera memeriksakan diri ke dokter agar mendapatkan terapi yang sesuai diagnosis sehingga tidak terjadi komplikasi yang berat.

  • By dr. Ardiana Dinisari, Sp.PD
  • 06 November 2017