Menjaga Kesehatan Mata Anak Sejak Dini

Kesehatan mata merupakan hal yang penting bagi anak, karena berperan penting dalam proses tumbuh kembangnya. Ada beragam dampak yang dapat dirasakan anak apabila anak mengalami gangguan kesehatan mata. Mulai dari kesulitan membaca, hingga hambatan dalam mempelajari berbagai hal. Ada berbagai cara yang dapat dilakukan oleh orang tua dalam menjaga kesehatan mata anak, seperti:

• Stimulasi penglihatan anak. Salah satu cara yang dapat dilakukan untuk menstimulasi penglihatan anak adalah dengan memberikan stimulus berupa mainan yang menarik dengan berbagai bentuk dan warna. Pastikan mainan yang diberikan aman untuk anak. Selain itu sering-seringlah melakukan kontak mata dengan Si Kecil, karena kualitas kontak mata ini sangat penting untuk meningkatkan kemampuan indra penglihatannya.

• Konsumsi makanan bergizi. Konsumsi makanan bergizi untuk menjaga kesehatan mata bisa dilakukan sejak anak masih dalam kandungan. Saat hamil, Bunda disarankan mengonsumsi makanan yang mengandung vitamin A dan omega-3, seperti ubi jalar, ikan salmon, wortel, dan bayam. Nah, setelah Si Kecil bisa mengonsumsi beragam makanan pendamping ASI, Bunda dapat memberikan makanan yang kaya akan antioksidan, vitamin C, vitamin E, zinc, dan omega 3. Termasuk telur, sayuran hijau, kacang-kacangan, dan susu.

• Batasi penggunaan gadget. Saat ini, keberadaan gadget sudah sulit dipisahkan dari anak. Padahal, penggunaan gadget yang berlebihan dapat memberikan dampak negatif pada mata, seperti mata lelah, gangguan ketajaman penglihatan, dan mata kering. Untuk mencegahnya, Bunda dan Ayah disarankan membatasi penggunaan gadget pada Si Kecil menjadi 1-2 jam per hari. Jelaskan pada Si Kecil mengenai porsi waktu penggunaan gadget, dengan konsep yang mudah dimengerti. Pastikan waktu penggunaan gadget tidak mengganggu kewajiban di sekolah, waktu untuk keluarga, waktu makan, dan waktu tidur anak.

• Gunakan kacamata hitam saat di luar ruangan

Anak disarankan menggunakan kacamata hitam apabila akan lama beraktivitas di bawah terik matahari. Hal ini untuk mencegah dampak negatif paparan sinar matahari langsung pada mata, seperti kerusakan pada kornea dan retina mata. Selain itu, Bunda bisa mencegah Si Kecil beraktivitas di luar ruangan saat sinar matahari sedang sangat terik, yaitu pada pukul 11.00 hingga 15.00.

• Rutin memeriksakan kesehatan mata

Cara lain yang dapat Bunda lakukan adalah rutin memeriksakan kesehatan mata Si Kecil ke dokter mata, yaitu minimal 2 tahun sekali. Hal ini bermanfaat untuk mencegah dan menangani gangguan mata yang mungkin diderita anak. Semakin cepat dideteksi, diharapkan gangguan tersebut dapat cepat diatasi.

Jangan lupa ingatkan Si Kecil untuk istirahat yang cukup. Umumnya, penglihatan anak sudah berfungsi sepenuhnya setelah usia tujuh tahun. Jika Bunda curiga bahwa Si Kecil mengalami gangguan penglihatan atau jika Bunda memiliki pertanyaan seputar kesehatan mata anak, sebaiknya berkonsultasi dengan dokter. Semoga dapat membantu.

  • By dr. Aninda Dian Anggraeni
  • 23 January 2019