MENGENAL OBAT ANTI DIABETES, MENGOPTIMALKAN PENGOBATAN

Dalam kehidupan sehari-hari kita banyak mendengar tentang diabetes. Diabetes, penyakit yang lebih dikenal dengan sebutan kencing manis atau gula darah merupakan salah satu penyakit kronis yang ditandai dengan peningkatan kadar gula darah sebagai akibat dari gangguan metabolism tubuh. Lalu apa yang menyebabkab bisa terjadi gangguan metabolism tersebut? Gangguan metabolism ini disebabkan karena adanya gangguan pada insulin baik sekresi ataupun sensitivitas insulin.

Terdapat beberapa metode dalam mengobati diabetes. Dokter akan menentukan terapi yang tepat sesuai dengan kondisi pasien, baik dengan pemberian insulin ataupun Oral Anti Diabetes (OAD). Selain dari insulin, ada beberapa macam jenis OAD yang dikategorikan berdasarkan cara kerja dari obat tersebut. Hal ini yang membedakan cara dan aturan minum obatnya. Apakah sesudah makan, sebelum makan atau bersamaan dengan makan. Apakah pagi, siang, sore ataupun malam hari.

Beberapa obat yang dapat digunakan untuk mengatasi diabetes antara lain :

1. Obat Anti-Diabetic yang diminum sebelum makan

OAD yang dapat diminum 15-30 menit sebelum makan merupakan obat-obatan yang mekanisme kerjanya dengan cara menstimulasi pancreas untuk memproduksi insulin. Beberapa contoh obat yang dapat diminnum sebelum makan yaitu Gliclazid (Diamicron), glimepirid (amaryl).

2. Obat Anti-Diabetic yang diminum setelah makan

OAD yang dapat diminum setelah makan ataupun sebelum makan merupakan obat-obatan yang mekanisme kerjanya meningkatkan sensitivitas dari insulin ataupun mempengaruhi hormone yang berperan dalam pengaturan kadar gula dalam darah. Beberapa contoh obat yang dapat diminum dengan atau tanpa makanan yaitu pioglitazone (actos), linagliptin (trajenta), sitagliptin (januvia), dapaglifozine (forxiga), empaglifozin (jardiance).

3. Obat Anti-Diabetic yang diminum saat makan

OAD yang dapat diminum ketika makan atau pertengahan makan merupakan obat-obatan yang mekanisme kerjanya mengurangi produksi gula ataupun mengurangi absorpsi gula di saluran pencernaan. Beberapa obat tersebut yaitu metformin dan acarbose. Untuk golongan obat dengan cara minum saat makan biasanya dilakukan setelah suapan pertama atau kedua dan kemudian dilanjutkan makan.

Penggunaan obat anti diabetes selain juga dapat mengontrol kadar gula darah juga mempunyai efek samping yang dapat timbul ketika dikonsumsi. Efek samping yang sering timbul saat minum OAD yaitu hipoglikemi. Hipoglikemi bisa terjadi ketika kondisi kadar gula darah rendah. Hal tersebut bisa dicegah dengan cara setelah minum OAD, pasien dianjurkan untuk makan sesuai porsi yang sudah ditentukan. Selain itu, jika pasien mengalami efek samping hipoglikemi yang ditandai dengan rasa lemas ataupun badan gemetar, pasien bisa menangani dengan cara minum air gula, teh manis ataupun makan permen. Dianjurkan juga pasien memiliki alat untuk cek kadar gula darah. Efek samping lain yang mungkin muncul yaitu mual, muntah dan sebah.

Sebelum menggunakan obat tersebut, lebih baik konsultasikan ke dokter atau apoteker terkait cara penggunaan dan efek samping yang mungkin mucul.

Tenang saja, Anda tidak sendiri. Banyak tenaga kesehatan yang dapat membantu untuk mengoptimalkan pengobatan yang Anda jalani. Pastikan Anda memahami segala hal terkait perawatan Anda.

  • By Andira Herwidea S.Farm, Apt
  • 17 December 2018