MENGATASI NYERI PINGGANG DENGAN FISIOTERAPI

Melihat dari keluhan yang dirasakan dan aktifitas kerja yang dijalankan dan terjadi keluhan pada pinggang bawah yangmenjalar sampai paha atas, kemungkinan terjadi penekanan pada saraf yang berada pada pinggang bawah, tetapi keluhan tersebut harus ditegakkan dengang pemeriksaan penunjang lain seperti X-ray atau MRI untuk mengetahui masalah apa yang terjadi pada struktur di tulang belakang.

Tetapi sebelum itu bisa dilakukan pemeriksaan spesifik yang bisa merujuk kepada suatu masalah yang terjadi pada tulang belakang yang menekan saraf. Ada sebab yang bisa menekan saraf yang ada pada pinggang, seperti HNP Hernia Nucleus Polposus, yaitu suatu kondisi tulang belakang dalam hal ini pinggang yang menekan discus atau bantalan sendi pada tulang verterbre dan discus tersebut menonjol dan menekan serabut saraf. HNP bisa terjadi pada sepanjang tulang belakang, tidak hanya di pinggang saja.

Keluhan diatas bisa di atasi dengan melakukan fisioterapi dengan dilakukan tindakan untuk mengurangi rasa nyeri yang dirasakan dengan menggunakan arus listrik frekwensi rendah, gelombang suara / ultrasounic therapy untuk mengurangi ketegangan otot dan dikolaborasikan dengan tindakan MLDV manual lymph drainage vodder untuk merangsang system saraf parasimpatis, taping difungsikan untuk mengurangi tonus otot dan kompensasi mekanik tubuh, jika keluhan nyeri berkurang maka terapi berikutnya dilakukan pelatihan untuk penguluran dan penguatan otot pada punggung dan perut serta perbaikan postur. Dan bisa dilakukan pelatihan di kolam renang seperti berenang, mengapung di air dengan posisi terlentang dan tengkurap, serta berjalan di dalam kolam air. Tentunya keberhasilan terapi ditentukan dengan pemberian program yang tepat. Jika nyeri tidak berangsur membaik bisa periksa ke dokter spesialis saraf.

Edukasi yeng dilakukan adalah koreksi postur tubuh saat melakukan aktifitas yaitu dengan cara duduk yang baik diantaranya

  1.  Punggung atas posisi tegak bersandar
    
  2.  Punggung bawah support pada bagian lengkungan
    
  3.  Tulang duduk, bagikan tekanan secara seimbang
    
  4.  Paha belakang lutut, bagikan tekanan secara seimbang
    
  5.  Bawah Lutut, Tidak menyentuh kursi
    
  6.  Lengan, usahakan seminimal mungkin pergelangan tangan tidak banyak menekuk
    
  7.  Telapak Kaki, Usahakan menyentuh lantai
    

Beberapa hal tersebut diatas perlu diperhatikan karena sangat bermanfaat yaitu Mencegah terjadinya nyeri punggung, Mencegah terjadinya ketegangan otot punggung dan leher, Mencegah pusing kepala, Mengurangi beban pada tulang belakang, Mencegah terjadinya pembengkokan tulang belakang.

  • By Dimas Liwung, amd.fis (Level 1 Sport Physiotherapy)
  • 20 November 2017