LEHER KAKU, SULIT DIGERAKAN

Sakit leher atau sakit pada tengkuk merupakan hal yang sering dialami baik anak-anak maupun dewasa. Sakit ini dapat diakibatkan oleh berbagai macam sebab. Penyebab utama sakit leher adalah pengapuran, terutama pada orang yang beranjak usia tua. Selain pengapuran, penyebab lain adalah penjepitan saraf ataupun kesalahan posisi. Kecamasan dan stress bisa sebagai pemicu sakit leher.
Sakit leher yang dirasakan tiap orang bermacam-macam tergantung penyebabnya. Sakit yang menjalar ke lengan, pegal, leher tersa kaku, atau susah menggerakkan leher adalah gejala yang sering timbul. Selain itu keluhan lain yang dirasakan adalah kesemutan pada tangan dan jari-jari, hal ini dirasakan apabila terdapat penjepitan saraf tepi yang mengenai level saraf bagian leher.
Dokter akan melakukan pemeriksaan yang dapat dilakukan untuk mengetahui faktor penyebab sakit tersebut dengan rontgen, MRI, dan USG. Rontgen digunakan untuk melihat apakah ada kelainan pada tulang seperti pengapuran, penyempitan bantalan, ataupun pengeroposan tulang. MRI digunakan untuk melihat penyempitan saraf, sedangkan USG untuk menggambarkan adakah kelainan pada bagian otot-otot sekitar leher.
Berikut ini beberapa hal yang bisa dilakukan untuk membantu mencegah munculnya sakit leher: 1. Lakukan istirahat secara teratur dari kegiatan yang memaksa leher Anda berada di posisi yang sama untuk waktu lama. 2. Carilah posisi dan postur yang baik saat duduk, berdiri, maupun ketika tidur. 3. Hindari memakai matras atau kasur yang terlalu lunak untuk menghindari posisi leher yang bengkok ketika tidur. 4. Gunakan bantal secukupnya agar kepala sejajar dengan tubuh Anda. 5. Sesuaikan tinggi meja, kursi, dan komputer agar layar monitor sejajar dengan mata. Sebaiknya lutut sedikit lebih rendah dari pinggul saat duduk. Selain itu gunakan sandaran tangan di kursi Anda. 6. Lakukan peregangan secara teratur jika Anda sering bekerja dalam posisi duduk, misalnya dengan menggerakkan bahu naik-turun. Anda juga bisa menggerakkan kepala ke samping, menunduk, dan menengadahkan kepala. 7. Hindari menjepit telepon di antara telinga dan bahu saat menerima panggilan jika Anda sering memakai telepon saat bekerja. 8. Hindari posisi tidur tengkurap karena akan memberikan tekanan yang kuat pada leher Anda. 9. Gunakan bantal yang menopang lekukan leher sesuai bentuk alami.

  • By dr. Airin Angelina, Sp.S
  • 25 April 2017