KENALI PARKINSON SEJAK DINI

Penyakit Parkinson adalah penyakit degenerasi otak kedua tersering setelah Alzheimer , dimana terjadi penurunan jumlah dopamine di otak yang berperan dalam mengontrol gerakan. Penyakit Parkinson umumnya diderita usia lanjut , tetapi juga dapat diderita usia yang lebih muda. Sedikit lebih banyak diderita laki – laki dibandingkan perempuan dengan rasio 3:2 (Savica dkk) Menurut Pringsheim dkk, prevalensi penyakit Parkinson usia 70 – 79 tahun lebih rendah di Asia ( 646/ 100.000 individu ) dibandingkan Eropa, Amerika Utara, dan Australia. Insiden berkisar 16 – 19 kasus per 100.000 individu. Gejala penyakit Parkinson : 1. Gejala motorik • Tremor : terjadi saat istirahat , akan berkurang dan menghilang saat melakukan gerakan bertujuan. • Rigiditas : merupakan kekakuan otot di seluruh lingkup gerak sendi. • Akinesia : gerakan menjadi lambat. • Instabilitas Postural : insiden jatuh meningkat seiring dengan durasi penyakit.

  1. Gejala non motorik Meliputi fatig, cemas, depresi, lambat dalam berpikir, kesulitan konsentrasi, halusinasi visual, nyeri atau kesemutan, konstipasi, seringkali buang air kecil, keluar keringat berlebih, dan gangguan tidur.

Penegakan diagnosa penyakit Parkinson berdasarkan anamnesis ke pasien dan pemeriksaan neurologi. Pemeriksaan penunjang berupa pemeriksaan laboratorium maupun imaging biasanya dalam batas nomal. Individu yang mempunyai gejala tremor , kekakuan, perlambatan gerakan, gangguan keseimbangan dan atau gangguan berjalan harus dicurigai sebagai penderita penyakit Parkinsin . NICE level D (GPP).

  • By dr. Widi Widowati, Sp.S
  • 01 October 2018