Kecukupan Gizi di Bulan Puasa

Mengatur pola makan saat berpuasa sangat penting bagi penderita maag. Hindari makanan dan minuman yang dapat memacu timbulnya/memperberat maag. Adapun pengaturan pola makannya, antara lain:
- Segerakan berbuka, ketika Adzan Maghrib berkumandang. Berbukalah dengan makanan yang ringan dan aman bagi lambung.
- Jangan memilih bahan makanan yang banyak mengandung gas dan terlalu banyak serat seperti, nangka, daun singkong, daun pepaya, nangka, durian, nanas, pisang ambon. Untuk aman pilih pisang kepok.
- Untuk minuman, hindari yang mengandung gas atau yang merangsang pengeluaran asam lambung seperti minuman bersoda, kopi, alkohol, sari buah sitrus, dan susu full cream
- Untuk snack, batasi makanan/ kue manis yang mengandung banyak lemak seperti kue tart, cokelat, dan keju karena dapat menyebabkan kadar asam lambung meningkat.
- Untuk bumbu, hindari penggunaan cuka, pedas, merica dan bumbu lain yang merangsang secara berlebihan, karena dapat merusak dinding lambung
- Untuk pengolahan makanan, batasi makanan yang diolah dengan cara digoreng. Dalam suatu sajian makanan utama, sebaiknya maksimal hanya 2 hidangan yang diolah menggunakan minyak atau santan. Lemak yang masuk terlalu banyak dapat menyebabkan cairan lambung naik ke kerongkongan.
- Jangan melakukan kegiatan yang meningkatkan gas lambung seperti makan permen karet dan merokok.
- Jangan melewatkan makan sahur. Penderita maag dapat makan sahur dengan lauk kering seperti abon, tempe goreng, dsb. Dalam makan sahur Anda harus mengkonsumsi makanan sumber karbohidrat dan protein. Jika Anda ingin makan buah, jangan lakukan di akhir waktu sahur. Sebaiknya makan di awal makan sahur atau di tengah waktu sahur.
- Atur kebugaran tubuh Anda dengan melakukan olahraga ringan seperti jalan-jalan pagi.

  • By Kartika Nur Fitriani, S.Gz.,Dietizien.,MPH
  • 14 June 2017