BAHAYAKAH HIDROSEFALUS PADA ANAK?

Apa itu hidrosefalus? Istilah hidrosefalus berasal dari bahasa Yunani: “hydro” yang berarti air dan “cephalus” yang berarti kepala; jadi hidrosefalus adalah penumpukan cairan berlebihan pada rongga otak (ventrikel), yang mengakibatkan ventrikel membesar dan menekan otak .

Apakah semua penumpukan cairan di otak pasti hidrosefalus? Tidak. Penumpukan cairan yang dikarenakan produksi cairan otak berlebihan di ventrikel disebut hidrosefalus, sedangkan penumpukan cairan di ventrikel karena otak tidak berkembang disebut ventrikulomegali, penumpukan cairan otak di bagian tepi karena otak tidak berkembang disebut higroma atau atrofiserebri, penumpukan cairan otak karena otak dari tepi ketengah tidak terbentuk sebagian disebut skizensefali.

Apakah semua kepala yang membesar itu adalah hidrosefalus? Tidak. Kepala membesar dalam istilah medis disebut makrosefali. Makrosefali bisa dengan kelainan bisa tanpa kelainan. Makrosefalus bisa disebabkan oleh berbagai keadaan, megalensefalus, atau otak yang membesar, bisa hidrosefalus. Megalensefalus seringkali dikaitkan dengan penyakit-penyakit metabolic dan turunan.

Apa penyebab hidrosefalus? Penyebab hidrosefalus bisa genetic bisa non genetik. Penyebab genetic <2% berhubungan dengan kromosom X. Penyebab paling sering pada kasus didapat adalah sumbatan akibat tumor otak, adanya trauma kepala, perdarahan intrakranial/otak, dan infeksi pada otak (infeksi saat dalam kandungan seperti toksoplamosis, sitomegalovirus /CMV, Rubella, Herpes simpleks virus dan
lain-lain, atau infeksi yang didapat setelah lahir seperti meningitis, ensefalitis dan ventrikulitis)

Bagaimana mengenali tanda-tanda hidrosefalus? Gejala hidrosefalus adalah kepala membesar, fontanel anterior menonjol, vena pada kulit kepala dilatasi dan terlihat jelas pada saat bayi menangis, mata melihat kebawah (sunset phenomena), opisthotonus, dan spatik pada ekstremitas bawah.

Apakah hidrosefalus berbahaya? Apakah semua hidrosefalus harus dioperasi? Tidak semua.Tipe hidrosefalus ada 2: 1. Non-communicating (obstruktif), adanya sumbatan disepanjang saluran aliran cairan otak, ini berbahaya dan biasanya memerlukan operasi, pemasangan selang VP shunt. 2. Communicating: tidak ada obstruksi/sumbatan, ini biasanya tidak berbahaya dan tidak memerlukan operasi. Sedangkan kelainan selain hidrosefalus seperti ventrikulomegali, higroma, atrofiserebri, skizensefali tidak mengancam jiwa dan tidak memerlukan operasi.

Bagaimana mencegah supaya anak tidak terkena hidrosefalus? Pencegahan dilakukan dengan menghindari penyebab, trauma kepala saat lahir dihindari dengan persalinan yang baik, perdarahan otak dicegah dengan menghindari trauma kepala, lahir premature dan persalinan yang baik. Infeksi rubella congenital dapat dihindari dengan imunisasi MR pada ibu sebelum hamil, tidak mengkonsumsi daging tidak matang, sayuran mentah, dan memakai sarung tangan setelah berkebun untuk menghindari infeksi toksoplasma.Hidup sehat dan cuci tangan menghindari infeksi CMV dan toksoplasma. Untuk mencegah
meningitis kita ada imunisasi Pneumokokus dan Haemophilus influenza.

  • By dr. Agung Triono, Sp.A (K)
  • 26 January 2019