Puasa Ramadhan Bagi Penderita Maag

Senin, 20 Mei 2019 111

Maag atau yang dalam dunia medis disebut dengan gastritis adalah suatu keluhan pada lambung akibat peradangan pada mukosa (lapisan) lambung yang disebabkan oleh faktor iritasi dan infeksi. Yang biasanya ditandai dengan nyeri seperti ditusuk pada perut bagian atas, kembung, dan kadang disertai mual muntah serta rasa tidak nyaman pada perut.

Keluhan maag tentu menjadi kekhawatiran tersendiri saat bulan puasa. Karena seperti kita ketahui ketika puasa kita harus menahan perut dalam keadaan kosong selama lebih dari 10 jam. Hal ini tentu dapat memicu kekambuhan sakit maag yang diderita. Kendati dapat menimbulkan kekhawatiran akan munculnya gejala maag saat menjalankan ibadah bulan puasa di bulan Ramadhan, faktanya penelitian di Inggris yang dilakukan pada sekelompok pasien yang menderita maag, didapatkan temuan bahwa terdapat perbaikan gejala sakit maag yang diderita yakni pengurangan sensasi rasa nyeri perut yang dirasakan oleh penderita selama menjalankan ibadah puasa. Hal ini mengindikasikan bahwa puasa di bulan Ramadhan insya Allah aman dilakukan oleh penderita maag. Kendati demikian lebih baik mengkonsultasikan terlebih dahulu kepada dokter sebelum menjalankan ibadah puasa.

Agar tidak menimbulkan sakit maag saat bulan puasa, kita dapat mengaplikasikan beberapa tuntunan sunnah Rasulullah SAW pada saat melakukan ibadah sahur. Antara lain: kita dapat mengakhirkan waktu sahur mendekati waktu imsak, kita dapat mengkonsumsi kurma karena dalam kurma terkandung serat dan karbohidrat komplek yang berguna untuk memperlambat waktu pengosongan di lambung sehingga keluhan maag dapat berkurang. Selain itu perbanyaklah minum air putih, karena air putih dapat menetralkan asam lambung dan dapat mencegah dehidrasi. Agar ibadah Ramadhan dapat dijalani dengan lancar dan nyaman tanpa keluhan maag, alangkah lebih baiknya kita melakukan medical check up terlebih dahulu untuk menilai apakah ada resiko untuk sakit maag selama menjalankan ibadah puasa. Apabila memang ada resiko terkena maag, dapat segera mendapatkan pengobatan lebih lanjut agar penyakit maag tidak mengganggu puasa kita di bulan Ramadhan.