PERLUKAH IMUNISASI PADA ANAK?

Senin, 19 Agustus 2019 148

Sebuah kalimat yang mungkin saat ini sudah tidak asing lagi terdengar di masyarakat. Ya, keraguan atau mungkin kurangnya pengetahuan masyarakat mengenai pentingnya imunisasi membuat masyarakat memilih untuk tidak memberikan imunisasi kepada anak-anak mereka.

Sebenarnya, apakah imunisasi itu?Apakah imunisas iitu penting? Imunisasi adalah proses di mana seseorang menjadi kebalata uresisten terhadap penyakit menular. Imunisasi atau pemberian vaksin merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan kekebalan tubuh terhadap suatu penyakit.

Imunisasi akan meningkatkan kekebalan tubuh bayi dan anak sehingga mampu melawan penyakit yang dapat dicegah dengan vaksin tersebut. Jika anak tidak diberikan imunisasi dasar lengkap, tubuhnya tidak akan memiliki kekebalan yang spesifik terhadap penyakit tersebut. Bila kuman berbahaya yang masuk cukup banyak, tubuhnya tidak akan mampu melawan kuman tersebut sehingga bisa menyebabkan sakit berat, cacat atau meninggal.

“Dok, saya takut kalau anak saya akan demam jika diimunisasi.”Jangan khawatir, setelah imunisasi kadang-kadang memang akan timbul reaksi yang kita sebut dengan “kejadian ikutan pasca imunisasi (KIPI)” yaitu demam ringan sampai tinggi, bengkak, kemerahan, agak rewel. Itu adalah reaksi yang umum terjadi setelah imunisasi. Reaksi tersebut umumnya akan hilang dalam 3-4 hari, walaupun kadang-kadang ada yang berlangsung lebih lama. Kita dapat memberikan obat penurun panas tiap 4 jam, kompres air hangat, perbanyak konsumsi cairan. Bila tidak ada perbaikan, atau bertambah berat segera control ke dokter.

“Dok, anak saya sudah diimunisasi, apakah 100% akan terhindar dari penyakit?” Perlu kita pahami bahwa pemberian imunisasi memang tidak akan menjamin 100 % pasien akan benar-benar terhindar dari suatu penyakit. Setelah diimunisasi, bayi dan anak masih bisa terkena penyakit-penyakit tersebut, tetapi kemungkinannya hanya kecil (5 - 15 %), jauh lebih ringan dan tidak berbahaya, jadi bukan berarti imunisasi itu gagal atau tidak berguna.

“Dok, jadi imunisasi apa saja yang harus saya berikan ke anak saya? Dimana saya bisa mendapatkan imunisasi tersebut?” Pemberian imunisasi disesuaikan dengan usia anak. Untuk imunisasi dasar lengkap, bayi berusia kurang dari 24 jam diberikan imunisasi Hepatitis B (HB-0), usia 1 bulan diberikan (BCG dan Polio 1), usia 2 bulan diberikan (DPT-HB-Hib 1 dan Polio 2), usia 3 bulan diberikan (DPT-HB-Hib 2 dan Polio 3), usia 4 bulan diberikan (DPT-HB-Hib 3, Polio 4 dan IPV atau Polio suntik), dan usia 9 bulan diberikan (Campak atau MR).
Untuk imunisasi lanjutan, bayi bawah dua tahun (Baduta) usia 18 bulan diberikan imunisasi (DPT-HB-HibdanCampak/MR), kelas 1 SD/madrasah/sederajat diberikan (DT dan Campak/MR), kelas 2 dan 5 SD/madrasah/sederajat diberikan (Td). Pemberian imunisasi ini bisa didapatkan di puskesmas atau rumah sakit terdekat.

Imunisasi itu penting. Lengkapi imunisasi anak anda. Ingatlah bahwa manfaat imunisasi akan jauh lebih besar dari pada risiko efek sampingnya. Mari kita cegah penyakit sebelum terlambat.