PULIH PASCA KECELAKAAN DENGAN TINDAKAN OPERASI KRANIOTOMI

Saat berangkat sekolah, Bagus mengalami kecelakaan dan langsung dilarikan ke RS tedekat untuk mendapatkan pertolongan secepatnya. Tidak terlihat luka parah, tetapi ada benjolan di sekitar kepala belakang dan bagus terlihat gelisah. Setelah ditanya apakah Bagus merasakan pusing dan mual, Bagus hanya menggelengkan kepala sambil merasakan perih disekitar tangan kanannya. Warga sekitar menceritakan bahwa Bagus hendak menyeberang jalan, tetapi tidak melihat bahwa ada mobil truk bermuatan box besi melintas dari belakang. Alhasil, Bagus terseret dan menempel pada sisi depan truk.

Orangtua Bagus menginginkan pelayanan secara maksimal dan cepat sehingga dengan petimbangan yang matang memutuskan untuk memindahkan Bagus ke Rumah Sakit “JIH”. Walaupun tidak mudah mencari tempat di Rumah Sakit “JIH” karena PICU saat itu penuh. Setelah berusaha beberapa kali menghubungi Alhamdulillah ada tempat di PICU untuk Bagus. Sesampai di UGD Rumah Sakit “JIH”, Bagus langsung ditangani dengan cepat oleh tim medis di UGD dan dilakukan observasi. Dari hasil pemeriksaan CT-Scan ditemukan adanya cidera kepala berat karena terdapat gumpalan darah di Otak Bagus. Berdasarkan hasil pemeriksaan tersebut maka Bagus dikonsultasikan ke dr. Rachmat Andi Hartanto, Sp.BS dan diintruksikan untuk segera dilakukan tindakan operasi.

Setelah persiapan operasi selesai dilakukan, dr. Rachmat Andi Hartanto, Sp.BS melakukan tindakan operasi Kraniotomi, yaitu proses pembedahan otak yang dilakukan dengan mengangkat sebagian kecil tulang tengkorak dan memasangkannya kembali. Pada kasus ini tindakan Kraniotomi dapat membantu upaya mengangkat gumpalan darah yang berada di antara permukaan otak dan tulang tengkorak. Setelah beberapa jam berlalu, dr. Rachmat Andi Hartanto Sp.BS keluar dari ruang operasi dengan tersenyum pada kedua orangtua Bagus. “saya tahu, bahwa senyuman itu tandanya anak saya selamat” Ucap Orangtua Bagus.

Lima hari masa perawatan di Rumah Sakit “JIH” berangsur kondisi Bagus terus membaik, pemulihan yang cepat ini berkat semangat dari dirinya sendiri serta doa dari kedua orangtua dan penangangan Tim Medis dari Rumah Sakit “JIH” yang cepat dan sigap.

  • By Humas Rumah Sakit JIH
  • 20 February 2018