Phacoemulsifikasi, Bebaskan Katarak Pada Mata

Ibu Sri Raharti Barot, wanita dengan usia 70 tahun yang masih aktif dengan kegiatan – kegiatannya, tidak pernah menyangka jika beliau merasakan pandangan yang kabur, rasa silau yang sangat, bahkan tiba-tiba tidak bisa melihat. Keluhan itu berlanjut sampai dengan membatasi aktivitasnya sehari – hari. Wanita kelahiran Yogyakarta yang akrab dipanggil Ibu Sri ini merasa kawatir dan takut jika terjadi hal yang tidak diingin pada penglihatannya. Merasa keluhannya semakin memburuk, keluarga dan anak – anaknya memintanya untuk memeriksakan keluhanya tersebut.Mengikuti saran anak-anaknya dan juga rasa kawatirnya beliau, akhirnya beliau bertemu dr Yunani, Sp M, salah satu dokter spesialis mata di RS “JIH” dan melakukan konsultasi dan pemeriksaan lebih lanjut. Dari hasil pemeriksaan menunjukan bahwa Ibu Sri menderita mata katarak. Penyakit ini umumnya ditemukan pada orang-orang lanjut usia dan dikenal sebagai katarak manula. Katarak berlangsung secara perlahan-lahan sehingga dapat menyebabkan kehilangan penglihatan dan jika tidak ditangani secara serius akan menyebabkan penebalan lensa mata. Para penderita katarak tidak merasakan rasa sakit atau iritasi. Penderita biasanya akan mengalami penglihatan yang kabur, rasa silau dan ada sensasi seperti berkunang-kunang. Kemudian akan muncul bintik atau bercak putih keruh saat penglihatannya kurang jelas.

Dr Yunani, Sp. M menyarankan untuk dilakukan tindakan operasi ringan pada keluhan Ibu Sri dengan teknik phacoemulsifikasi yang tidak perlu melakukan rawat inap.

Mendengar harus dilakukan operasi beliau merasa kawatir dan takut, namun dengan dukungan keluarga dan semangat untuk sembuh dari sakitnya,akhirnya tindakan tersebut dilakukan dan hanya membutuhkan waktu 2 jam. Setalah dilakukan tindakan dan juga pemeriksaan rawat jalan untuk pemantauan penyembuhan saat ini pengelihatan beliau kembali normal dan tidak ada keluhan yang berarti. Satu hal yang beliau bagikan kepada kita bahwa sakit sekecil apapun harus langsung dan cepat diperiksakan dan jangan sampai rasa takut kita mengalahkannya dan berakibat memperlama penyembuhan. Hidup sehat, selalu jaga kesehatan dan tetap semangat dalam menjalani hidup.

  • By Humas Rumah Sakit JIH
  • 29 June 2017