KELUHAN HERNIA HILANG DENGAN TINDAKAN HERNIO REPAIR LAPAROSCOPIC

Apakah anda sering mengangkat beban berat atau mendorong beban berat dengan kekuatan penuh? Hati-hati, aktifitas tersebut jika dilakukan dengan posisi yang tidak tepat dapat menyebabkan timbulnya penyakit hernia. Penyakit hernia adalah kondisi munculnya tonjolan yang keluar dari celah otot perut yang lemah . Tonjolan tersebut berasal dari area bawah perut atau merupakan jaringan usus. Mencuatnya jaringan usus ini diakibatkan karena terdapat otot perut yang yang tidak kuat menahan tekanan sehingga muncullah penyakit hernia

Kejadian ini dialami oleh pria kelahiran Australia yang saat ini berdomisili di Banjarmasin, Kalimantan Selatan. Pria berusia 63th ini adalah Mr. William Franciss Morris panggilan akrabnya adalah Mr. Morris. Beliau didampingi istrinya mengungkapkan rasa syukur dan senang dapat melakukan pemeriksaan dan tindakan operasi di Rumah Sakit “JIH”. Dengan senyum sumringah, dia mengacungkan jempol untuk segala pelayanan yang diberikan padanya.Bagaimana tidak, tindakan operasi pada Hernia Inguinalis yang beliau derita berhasil dan sangat memuaskan.

Mr. Morris menginfokan penyakit hernia yang dialaminya berawal ketika berlibur.Saat itu sedang memancing dan mendapatkan ikan seberat 5 kg, ikan tersebut digotong mendaki gunung untuk diolah disana. Sepulang dari liburan, Mr. Morris merasakan nyeri diperut bawah kanan. Nyeri muncul saat berdiri lama dan rasanya seperti tertusuk-tusuk kemudian dilakukann pemeriksaan di rumah Sakit setempat didiagnosa Hernia dan disarankan untuk segera melakukan tindakan operasi.

Mr. Morris dan Istrinya mencari referensi rumah sakit lain yang mempunyai fasilitas lengkap untuk melakukan tindakan operasi melalui internet. Akhirnya mendapatkan informasi website Rumah Sakit “JIH”. Setelah membuka website Rumah Sakit “JIH” Mr. Morris dan istrinya langsung menghubungi Rumah Sakit “JIH” dan mencari informasi tentang penanganan penyakit Hernia Ingunalis. Akhirnya merasa mantap untuk melakukan tindakan operasi Hernia dengan memilih dr. Agung Widianto Sp.B Digest (K).

09 juli 2018, Mr. Morris melakukan konsultasi dengan dr. Agung Widianto Sp.B Digest (K) di poliklinik dan dilakukan beberapa pemeriksaan penunjang kemudian dari hasil pemeriksaan penunjang tersebut disarankan untuk rawat inap dan dilakukan tindakan operasi Hernio Repair Laparoscopic tanggal 10 juli 2018. Tindakan operasi tergolong canggih karena menggunakan teleskop kecil, dengan rasa sakit dan bekas luka lebih sedikit sehingga pasien merasa lebih nyaman pasca operasi, bekas luka minimal, dan pulih lebih cepat.

Paska operasi, dr. Agung Widianto Sp.B-Digest (K) menyarankan pasien untuk kontrol rutin dan tidak mengangkat beban beratselama 6 bulan supaya proses penyembuhan berjalan dengan maksimal.

  • By Humas Rumah Sakit JIH
  • 25 July 2018