SEMBUH DARI SINUSITIS DENGAN OPERASI CALDWELL-LUC (CWL)

Menjadi seorang atlet renang yang berprestasi memang harus memiliki perhatian ekstra terhadap kesehatan, baik kesehatan didalam maupun diluar tubuh. Seperti yang dialami oleh Laura Aurelia Dinda seorang
gadis dengan panggilan akrab Dinda ini mengalami sinusitis dan polip yang membuat sakit kepala tak tertahankan dan sering kambuh. Dinda merupakan seorang Atlet Renang Nasional, peraih mendali emas pertama untuk Indonesia di ajang ASEAN Para Games yang diselenggarakan di Malaysia September 2017.

Saat dijumpai di kamar pasien,orangtua Dinda mengaku mendengar Rumah Sakit “JIH” dari teman-teman bahwa pelayanan Rumah Sakit “JIH” sangat bagus. Benar saja, Ibu Wayan selaku ibunda Dinda mengatakan disambut hangat oleh perawat dan dokter. Penjelasan dan pendekatan yang disampaikan oleh dokter pun men-detail dan mudah dipahami.

Awalnya Dinda berobat ke Rumah Sakit “JIH” dengan keluhan sakit kepala yang tak tertahankan, dalam dunia medis seringkali disebut dengan Chepalgia. Ketika berobat pertama kali Dinda diperiksa dan dirawat oleh dr.Yudiyanta,Sp.S. Untuk mengetahuai penyebab sakit kepala maka dr.Yudiyanta, Sp.S melakukan pemeriksaan penunjang medis yaitu CT-Scan dan dari hasil pemeriksaan diketahui adanya sinusitis dan polip. Inilah yang menyebakan Dinda sering mengalami sakit kepala yang tak tertahankan. Karena diagnosa mengarah ke sinusitis dan polip akhirnya dialih rawat kan ke Dr. dr. Bambang Udji, Sp.THT., M.Kes.

Dr. dr. Bambang Udji, Sp.THT.,M.Kes. memeriksa kondisi pasien dan mengecek ulang hasil dari CT-Scan, kemudian mengintruksikan untuk segera dilakukan tindakan operasi sinusitis dengan metode Caldwell-Luc (CWL) , yaitu operasi membuka salah satu dinding sinus dengan membuka fossa kanina. Caldwell – Luc (CWL) dapat dilakukan dengan anestesi lokal atau umum tergantung pada kondisi pasien, kesehatan, usia pasien dan kompleksitas prosedur yang diusulkan.

Berkat kompetensi dan profesionalisme dari Dr. dr. Bambang Udji, Sp.THT., M.Kes. akhirnya tindakan operasi berjalan lancar dan mendapati keluarga pasien bisa tersenyum kembali dengan kondisi Dinda yang mulai membaik. Bu Wayan berkata disela-sela perbincangan dengan pihak Rumah Sakit “JIH” sembari bersyukur “sakit itu tidak hanya dapat sembuh dengan obat maupun terapi, tetapi dengan pendekatan psikologis dari paramedic yang hangat pun mampu memberikan kesembuhan pada anak saya”.

  • By Humas Rumah Sakit JIH
  • 20 November 2017