TUNTASKAN USUS BUNTU DENGAN TINDAKAN LAPAROSCOPIC APPENDECTOMY

Gaya hidup yang sehat sangatlah penting bagi anak muda masa kini, mulai dari konsumsi makanan sehat, olahraga teratur dan menjauhi rokok serta alcohol perlu menjadi perhatian penting bagi mereka yang ingin mendapatkan tubuh sehat serta ideal.

Terkadang makanan cepat saji, makanan yang mengandung MSG berlebih dan lain-lainnya itu lebih menggiurkan dibandingkan dengan makanan 4 sehat 5 sempurna, seperti sayuran dan buah-buahan. Hal inilah yang membuat sebagian remaja lupa mengontrol asupan makan yang bergizi seimbang.

Seperti yang terjadi pada remaja usia 14 tahun dari Kalimantan Tengah, Pangkalan Bun. Rian Hidayat panggilan akrabnya Rian, baru saja melakukan operasi Laparoscopic Appendectomy yang dilakukan oleh dr. Poppy Laurina Sp.B di Rumah Sakit JIH. Dengan diagnosis usus buntu yang sudah dirasakannya sejak 2017 silam.

Setahun yang lalu, Rian merasakan nyeri hebat dibagian perut kanan bawah, diikuti dengan rasa tusukan dari dalam perut yang menyebabkan Rian harus memeriksakan ke dokter setempat di Kalimantan.
Setelah melakukan USG pada perut kanan bawah Rian, dokter menjelaskan bahwa nyeri yang dialami baru berupa gejala usus buntu dan diberikan obat anti nyeri.

Beberapa waktu berlalu, Rian sempat mengeluh nyeri pada perut kanan bawahnya lagi. Segera keluarga memutuskan untuk membawanya berobat ke Rumah Sakit JIH dengan rekomendasi saudara yang berada di Jogja.

Sampai di Rumah Sakit JIH, Rian melakukan pendaftaran dengan dr. Karina Sasti Sp.PD untuk memastikan kecurigaan keluarga tentang riwayat gejala usus buntu. Dari hasil pemeriksaan dinyatakan Rian positif usus buntu dan harus dilakukan operasi. dr. Karina Sasti Sp.PD menyarankan untuk melakukan tindakan operasi tiga hari berikutnya dan dikonsulkan dengan dr. Poppy Laurina Sp.B.

Operasi dilakukan pada 6 Maret 2018 berlangsung selama kurang lebih 3 jam. Tindakan Laparoscopic Appendectomy mengharuskan Rian untuk di bius total. Tindakan minim sayatan dilakukan pada bagian perut Rian, dokter membuat lubang tusukan kecil pada bagian dinding perut yang nantinya dimasukan alat selang dengan kamera diujungnya.

Pasca operasi dr. Poppy Laurina Sp.B menyarankan Rian untuk selalu menjaga asupan makanan yang dikonsumsi, seperti mengurangi makanan pedas dan mengandung banyak garam. Saat ini kondisi Rian
sudah kembali sehat dan bugar.

  • By Humas Rumah Sakit JIH
  • 21 March 2018