USG Abdomen

USG abdomen (abdominal Ultrasound) adalah prosedur yang digunakan untuk memeriksa organ-organ dalam perut menggunakan sebuah transduser USG (probe) yang ditempelkan erat pada kulit perut. Gelombang suara energi tinggi dari transduser memantul pada jaringan dan membuat gema. Gema ini dikirim ke komputer, yang membuat citra / gambar yang disebut sonogram. Juga disebut USG transabdominal.

Manfaat pemeriksaan USG Perut/Abdomen mengetahui kelainan di organ :

- Hati (Hepatitis akut, kronis, tumor, kanker, perlemahan hati, dsb)

- Empedu (batu, infeksi/kolesistitis)

- Pankreas (pankreatitis)

- Lien (Limpa)

- Ginjal (batu, infeksi)

- Uterus ovarium (kandungan, Tumo/kanker)

- Prostat (tumor/kanker)

- Tumor perut

Persiapan sebelum pemeriksaan USG

- Penderita obstipasi sebaiknya diberikan laksatif di malam sebelumnya.

- Untuk pemeriksaan organ-organ di rongga perut bagian atas, sebaiknya dilakukan dalam keadaan puasa agar tidak menimbulkan gas dalam perut karena akan mengaburkan gambar organ yang diperiksa.

- Untuk pemeriksaan kandung empedu dianjurkan puasa sekurang-kurangnya 6 jam sebelum pemeriksaan, agar diperoleh dilatasi pasif yang maksimal.

- Untuk pemeriksaan kebidanan dan daerah pelvis, buli-buli harus dalam keadaan penuh.


Panoramic/Gigi

​Manfaat Dental Radiography/Panoramic

Panoramic digunakan untuk melihat gigi secara keseluruhan. Keuntungan panoramic adalah bisa melihat keseluruhan gigi hanya dengan satu kali pemeriksaan.

Beberapa Indikasi yang membutuhkan pemeriksaan adalah :

- Impacted merupakan gangguan dimana gigi yang baru tumbuh mendesak gigi di depannya.

- Caries Dentis adalah gigi berlubang akibat pengeroposan pada gigi.

- Cystisis adalah sebuah kelainan dimana akar gigi mengalami kekosongan.

- Susunan gigi yang tidak rata.


MRI

MRI adalah salah satu modalitas pencitraan dari Unit Imaging Diagnostic untuk membantu menegakkan diagnosa suatu kelainan dengan menggunakan prinsip magnetic dan gelombang radio frekuensi tanpa menggunakan sinar X atau sinar laser sehingga tidak menimbulkan radiasi.

KEGUNAAN MRI

- Melihat kelainan pada organ sendi, otot maupun ligament.

- Deteksi kelainan otak dan tulang belakang (medulla spinalis) misalnya pada trauma atau melihat adanya Hernia Nukleus Pulposus (HNP).

- Mendeteksi adanya stroke non pendarahan beberapa menit setelah serangan stroke.

- Melihat kelainan pada saluran empedu Magnetic Resonance Cholangio Pancreotography (MRCP).

- Melihat kelainan organ lainnya : hati, ginjal dan kelenjar getah bening.

- Mendeteksi adanya kelainan pada pembuluh darah otak, leher dan ginjal.


Flouroscopy

Flouoroskopi adalah cara pemeriksaan yang menggunakan sifat tembus sinar rontgen dan suatu tabir yang bersifat luminisensi bila terkena sinar tersebut.

Fluoroskopi terutama diperlukan untuk menyelidiki fungsi serta pergerakan suatu organ atau sistem tubuh seperti dinamika alat peredaran darah, misalnya jantung, dan pembuluh darah besar, serta pernafasan berupa pergerakan diafragma dan aerasi paru-paru.


ESWL

(Extracorpal Shock Wave Lithothipsy) adalah penghancur batu saluran kencing dengan menggunakan gelombang kejut (shock wave) yang di transmisi dari luar tubuh dan merupakan alat canggih sebagai alat terapi non invasive karena tidak memerlukan pembedahan atau memasukkan alat ke tubuh pasien.

Syarat melakukan Terapi dengan ESWL

- Batu Ureter tidak lebih dari 10mm

- Fungsi ginjal masih baik.

- Tidak ada sumbatan distal (di bagian bawah saluran) dari batu.

- Tidak ada kelainan pembekuan darah.

- Tidak sedang hamil.

Keuntungan ESWL

- Tanpa luka operasi

- Lebih aman dan efektif

- Biaya bersaing dan terjangkau

- Tidak perlu anestesi atau pembiusan.

- Efek samping minimal.


CT-Scan

CT SCAN merupakan proses pemeriksaan dengan menggunakan sinar-X sebagai alat penunjang diagnostic, CT Scan memiliki kemampuan mendeteksi struktur otak dengan sangat baik. Dengan menggunakan komputer, beberapa seri gambar sinar-X akan memperlihatkan gambar tiga dimensi kepala dari beberapa sudut.

FUNGSI CT Scan

CT-Scan pada dasarnya adalah untuk mendeteksi pendarahan otak, cedera otak, patah tulang, tumor dan kanker serta penyakit dalam lainnya. Selain itu dapat juga digunakan untuk mendeteksi pembesaran rongga otak pada pasien Hydrocephalus dan perencanaan rekontruksi bedah.

Tujuan CT Scan

CT Scan dapat menunjukkan jaringan lunak, tulang, otak dan pembuluh darah. Pemeriksaan ini dapat menunjukkan area otak yang abnormal, dan dapat menentukan penyebab stroke, juga dapat memperlihatkan ukuran dan lokasi otak yang abnormal akibat tumor, kelainan pembuluh darah, pembekuan darah, dan masalah lainnya.


Detail biaya hubungi 0274-446 3535 Ext. 262

Detail biaya hubungi 0274-446 3535 Ext. 262

Detail biaya hubungi 0274-446 3535 Ext. 262

Detail biaya hubungi 0274-446 3535 Ext. 262

Detail biaya hubungi 0274-446 3535 Ext. 262

Detail biaya hubungi 0274-446 3535 Ext. 262