BAHASA

Merupakan semua sistem komunikasi, bukan saja wicara, akan tetapi juga pengungkapan dan pengertian dari tulisan, tanda-tanda, gestural, dan musik.

  Gangguan bahasa meliputi :

  A. Afasia Perkembangan

  B. Afasia Dewasa

  C. Gangguan Pragmatik.

  D. Demensia adalah gangguan intelek yang didapatkan dan menetap meliputi tiga (3) dari lima (5) komponennya :

        a. Language (bahasa)

        b. Memory (ingatan / memori)

        c. Visuospatial (orientasi persepsi)

        d. Emotion or Personality (emosi dan kepribadian)

        e. Cognition (abtraction and mathematic (kognitif)

BICARA

Merupakan sebuah sistem komunikasi yang dipakai untuk mengungkap dan mengerti proses berfikir yang mempergunakan simbol akustik.

Artikulasi dalam bicara, gerakan vocal tract untuk memproduksi bunyi bicara, yang memerlukan ketepatan penempatan, tempo/waktu, arah gerakan, kekuatan gerakan alat-alat ucap, kecepatan merespon dari setiap perisriwa, kesemuannya ini memerlukan keutuhan/integrasi sistem neural saraf. 

Gangguan berbicara meliputi : 

A. Disglosia 

B. Dislalia 

C. Dispraksia 

D. Disartria 

E. Dislogia 

F. Disaudia 

Suara, perwakilan dari hasil proses fonasi, akibat dari gerakan pita suara yang ada di dalam laring dalam menghasilkan bunyi. 

Gangguan suara meliputi : 

A. Disfonia 

B. Afonia

IRAMA KELANCARAN

Kelancaran dalam melagukan suara, silabel (suku kata), dan kata. 

Gangguan irama/kelancaran meliputi :

A. Gagap 

B. Klater 

C. Latah

MENELAN

Merupakan suatu proses memindahkan cairan dan/atau bolus (suatu unit mass makanan yang telah di kunyah) dari rongga mulut bagian depan ke belakang, terjadi penutupan velofaringeal, dihantarkan menuju ke faring, esofagus, daerah dada dan ke dalam perut.

Gangguan menelan  :

Disfagia adalah kesulitan memindahkan cairan dan atau bolus dari rongga mulut bagian depan ke belakang menuju faring, esofagus, daerah dada dan ke dalam perut yang dapat disebabkan oleh patologik, neurologik dan psikologik.