RS JIH FOKUS PELAYANAN KESEHATAN PREMIUM - Ground Breaking RS JIH Solo

PT Unisia Medika Farma (UMF) sebagai pemilik RS “JIH” bersama dengan Yayasan Bina Sejahtera Warga Bulog (Yabinstra) melebarkan sayap dengan mendirikan Rumah Sakit JIH di Solo. Bertempat di Jalan Adisucipto 118 Laweyan, Surakarta, dilakukan ground breaking, Jumat (29/9).

Berdiri di lahan seluas 6.400 meter2 dengan luas bangunan 28 ribu meter2, pembangunan RS ‘JIH’ rencananya akan selesai dalam 15 bulan. RS ‘JIH’ Solo akan memiliki 154 kamar yang terdiri dari kelas 1, 2, 3, Utama, VIP, VVIP dan President Suit itu siap beroperasi 15 bulan kedepan.

“Sesuai dengan visi kita, RS ‘JIH’ tidak semata-mata untuk komersil. Namun juga tetap ada sisi sosialnya. Mengingat ini adalah salah satu bagian membantu kesejahteraan warga dan masyarakat,” kata Ketua Pembina Yabibstra, Saddik Ismail.

“Di sekitar sini ternyata belum ada rumah sakit. Ya, sudah akhirnya diputuskan untuk didirikan RS saja agar lebih bermanfaat bagi masyarakat luas,” ujarnya.

Nilai investasi dari pembangunan ini mencapai Rp 200 miliar. Terbesar di sektor pembangunan fisik dengan Rp 150 miliar sendiri. Ditambah peralatan medis dan sebagainya, total diprediksi Rp 200 miliar.

Saat disinggung keunggulan dari RS ‘JIH’ Solo kurang lebih sama dengan Yogyakarta. Fokus ke pelayanan kesehatan premium. Tentunya tetap memperhatikan kebutuhan masyarakat Surakarta saat ini seperti apa.

“Saat ini kita berencana membangun RS di Purwokerto dan Semarang. Dengan konsep dan keunggulan yang kurang lebih sama,” kata Ketua Yayasan Badan Wakaf UII Luthfi Hassan.

  • By Humas Rumah Sakit JIH
  • 29 September 2017