Eksisi Kornea Untuk Donor Mata

Kornea merupakan lapisan terluar dari bola mata yang penting untuk dijaga. Kornea terdiri dari lapisan-lapisan yang berfungsi untuk merefleksikan cahaya yang masuk ke dalam bola mata agar cahaya dapat diteruskan ke saraf otak, melalui retina dan pupil, untuk mengoptimalkan proses penglihatan.

Jika ada kerusakan yang terjadi pada lapisan tersebut, dapat mengakibatkan kekeruhan pada kornea sehingga akan mengganggu penglihatan. Inilah alasan utama mengapa setiap orang harus menjaga kualitas kornea.

Keratoplasty atau cangkok kornea adalah tindakan operasi pada mata yang bertujuan mengganti kornea mata yang sudah rusak / tidak berfungsi dengan kornea baru (kornea donor). Proses cangkok kornea dilakukan dengan cara mengambil jaringan (eksisi kornea) dari orang yang telah meninggal dan sebelumnya telah mendaftarkan diri sebagai pendonor kornea tanpa paksaan apapun. Prosedur ini tentunya dilakukan oleh tenaga medis yang berpengalaman dalam waktu kurang dari 24 jam setelah pendonor meninggal dunia. Setelah kornea diambil, jaringan kornea akan dievaluasi untuk dipastikan tidak terkontaminasi infeksi. Selama proses evaluasi ini, kornea akan disimpan menggunakan pelarut khusus agar kornea dapat bertahan selama 14 hari dalam laboratorium bank mata.

Alhamdulillah pada tanggal 6 Februari 2019 di Rumah Sakit “JIH” telah berhasil dilakukan operasi eksisi (pengambilan kornea mata) oleh dr. Yunani Setyandrianna Sp.M bersama dengan salah satu dokter dari Rumah Sakit Mata Dr. YAP Yogyakarta. Pendonor adalah salah satu pasien RS “JIH” yang sudah mewasiatkan apabila beliau meninggal, beliau ingin mendonorkan matanya untuk orang yang membutuhkan. Apabila setelah dievaluasi terbukti bahwa kornea pendonor sehat, maka kornea dapat segera didonorkan.

  • By Humas Rumah Sakit JIH
  • 21 February 2019